UU Cipta Kerja Ompong? Ini Kata Menaker Ida Fauziyah!

UU Cipta Kerja Ompong? Ini Kata Menaker Ida Fauziyah!
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. (Bisnis-Eusebio Chrysnamurti)

Solopos.com, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membantah anggapan bahwa UU Cipta Kerja Tanpa Gigi karena sanksi yang minim. Menaker Ida Fauziyah menilai anggapan itu keliru karena UU Cipta Kerja juga mengatur sanksi seperti aturan lama.

"Ini menyesatkan lagi. Sanksi masih ada, kita adopsi dari hukum lama, baik sanksi pidana maupun administratif. Undang-undang ini punya gigi yang kuat, tidak ompong, ”ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2020).

Planet Mars Mendekati Bumi, Apa Tanda-tandanya?

Hal tersebut ditegaskan Ida saat mensosialisasikan UU Cipta Kerja secara virtual kepada 1.308 pekerja dan manajemen Pertamina di lingkungan subholding. ke hulu PT Pertamina Hulu Energi, dari seluruh lokasi perusahaan di Indonesia.

Menaker Ida Fauziyah menegaskan proses pembahasan UU Cipta Kerja sangat terbuka karena semua rapat yang diadakan dapat diakses melalui berbagai saluran digital.

Tanpa dasar

Menurutnya, dugaan pembahasan UU Cipta Kerja dilakukan secara sembunyi-sembunyi tidak berdasar.

“Sepanjang karier saya di DPR, ini pertama kalinya saya melihat proses diskusi yang bisa diakses menit demi menit oleh publik. Jadi tudingan bahwa kita menyelinap tidak benar,” imbuhnya.

Serial anime Shaman King siap rilis pada tahun 2021

Menaker Ida Fauziyah menegaskan bukti komitmen UU Cipta Karya untuk meningkatkan kompetensi, dalam skema Jaminan Kehilangan Kerja (JKP) Kementerian Ketenagakerjaan memasukkan tambahan manfaat pelatihan kejuruan. Artinya, pekerja yang di-PHK berhak mendapatkan pelatihan dan sertifikasi gratis sambil menunggu pekerjaan baru.

“Sehingga ketika ada lowongan kerja sudah memiliki sertifikat kompetensi. Nanti bisa nego gaji lebih tinggi ya,” jelasnya.

KLIK dan SUKA untuk berita Solopos lainnya

Pos Hukum Penciptaan Pekerjaan Ompong? Ini yang dikatakan Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah! muncul pertama kali di Solopos.com.

Baca:  2 Rumah Limasan Bersejarah di Jogja Terdampak Tol, Ini Kata Pelaksana Proyek