Pilkada Sukoharjo, EA dan Joswi Siap Kampanye Damai dan Cegah Penularan Covid-19

Pilkada Sukoharjo, EA dan Joswi Siap Kampanye Damai dan Cegah Penularan Covid-19

Solopos.com, SUKOHARJO – Dua pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa atau EA dan Joko “Paloma” Santosa-Wiwaha Aji Santosa atau Joswi menyatakan pemilu damai selama masa kampanye Pilkada 2020.

Mereka juga berkomitmen pada protokol kesehatan yang ketat selama kampanye. EA dan Joswi akan mencoba mengedukasi masyarakat dengan 3T atau pengujian, penelusuran, dan pengobatan untuk memutus rantai distribusi Covid-19.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo menggelar deklarasi kampanye damai Pilkada Sukoharjo di halaman kantor setempat, Sabtu (26/9/2020). Acara ini memulai masa kampanye 71 hari dari 26 September hingga 5 Desember 2020.

Puluhan APK ilegal di Klaten dibongkar, pemilik bisa mengambilnya di Bawaslu

Acara deklarasi kampanye perdamaian tersebut dihadiri oleh dua pasangan calon, pimpinan parpol, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo. Tak hanya itu, acara tersebut juga dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo.

Pencanangan pemilu damai diawali dengan pembacaan komitmen melaksanakan protokol kesehatan dan menjaga kondisi keamanan yang diikuti oleh kedua pasangan calon. Kemudian dilanjutkan dengan menerbangkan balon udara oleh dua pasang calon.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan, pemilihan umum merupakan hajatan demokrasi yang melibatkan masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih.

Deklarasi Damai Pilkada Wonogiri Dibatasi, 2 Paslon Memerangi Sabda "Nyawiji"

Kampanye dengan Perhatian pada Aspek Kesehatan

Pilkada serentak yang digelar pada 9 Desember berbeda dengan pilkada sebelumnya. Tahapan pilkada dilakukan di tengah pandemi Covid-19 yang semakin masif.

Kampanye Pilkada di Sukoharjo harus mengedepankan aspek kesehatan, yakni mencegah penyebaran pandemi Covid-19. “Protokol kesehatan harus diterapkan dalam kampanye, seperti memakai masker dan cuci tangan pakai sabun dan air,” ujarnya, Sabtu.

Di luar dugaan, ternyata hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya hutang sebesar Rp. 895 juta Cawali Solo Gibran

Baca:  Pengajian 500 ASN Dikritik, Pemkab Sragen: Jarak Antar-Peserta 1,5 Meter

Kegiatan kampanye dalam pilkada diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) No 13/2020 tentang Pilkada Berkelanjutan Berkelanjutan dalam Kondisi Bukan Bencana Alam Covid-19.

Calon pemimpin di Sukoharjo harus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah munculnya cluster pandemi Covid-19 baru selama kampanye. Ini harus diterapkan selama tahap kampanye dan pemungutan suara.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, mengatakan anggota TNI-Polri menjamin pengamanan tahapan penyelenggaraan pesta demokrasi terbesar di Kabupaten Jamu hingga saat ini. pemilihan. Berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu penyelenggaraan pemilu akan diantisipasi oleh polisi.

Postingan Pilkada Sukoharjo, EA dan Joswi Siap Kampanye Perdamaian dan Cegah Penularan Covid-19 muncul pertama kali di Solopos.com.