Kenapa Saya Tak Bisa Mencapai Klimaks Saat Berhubungan Seks?

Mampu mencapai klimaks saat berhubungan seks itu menyenangkan dan cara yang bagus untuk lebih dekat secara fisik dan emosional dengan pasangan Anda. Namun, seks tanpa orgasme bisa menjadi pengalaman yang tidak memuaskan bagi Anda berdua. Lebih banyak wanita yang mengalami kesulitan mencapai klimaks dan orgasme saat berhubungan seks dibandingkan pria.

Masalah fisik dan emosional dapat menjadi faktor penyebabnya. Jika Anda dan pasangan atau salah satu dari Anda mengalami kesulitan mencapai klimaks yang memengaruhi kehidupan seks Anda, jangan berkecil hati. Karena diagnosa dan pengobatan yang tepat sangat memungkinkan untuk dipelajari terkait bagaimana mencapai klimaks dan memiliki hubungan seksual yang memuaskan.

Mengapa Anda atau pasangan sulit mencapai klimaks?

Menurut Isadora Alman, psikoterapis dan seksolog dari San Fransico, rasa takut bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Anda dan pasangan sulit mencapai klimaks saat berhubungan seksual. Entah takut melepas, takut ketagihan, ketakutan yang biasa muncul saat berhubungan seks pertama kali, dan ketakutan lain yang bisa menghalangi kenikmatan Anda.

Secara fisik, mungkin juga ada alasan lain. Bisa jadi Anda tidak mendapatkan rangsangan yang tepat dari pasangan sehingga tidak bisa mencapai klimaks. Jika seorang pria atau wanita terbiasa mencapai orgasme menggunakan tangannya sendiri (onani), maka ketika orang lain menyentuh bagian tubuh, mungkin akan terasa aneh.

Selain itu, ada beberapa kemungkinan alasan lain yang mungkin tidak dapat diungkapkan oleh pria dan wanita karena malu, seperti:

  • Mengalami masalah dalam hubungan cinta yang memengaruhi hubungan seksualnya
  • Suasana tempatnya kurang mendukung karena merasa bosan jika harus bercinta di kamar tidur
  • Trauma emosional atau fisik, seperti pemerkosaan atau pelecehan
  • Kondisi kesehatan yang memengaruhi saraf atau kadar hormon
  • malu berhubungan seks
  • Tabu seputar masalah seks karena kurangnya pendidikan tentang seks dan orgasme
  • Belum mengenali dirinya secara utuh sehingga dia tidak memahami bagian-bagian tubuhnya yang sensitif terhadap rangsangan
  • Efek samping obat tertentu, seperti akibat mengonsumsi obat antidepresan

Bagaimana Anda mendiagnosis penyebab sulitnya orgasme?

Jika ternyata Anda memiliki satu atau lebih alasan yang disebutkan di atas, maka mengunjungi terapis seksual bisa menjadi solusi yang tepat. Untuk membantu mengidentifikasi masalahnya, terapis seks akan menanyakan tentang riwayat seksual Anda. Jadi bersiaplah untuk berdiskusi secara jujur ‚Äč‚Äčtentang kehidupan seks Anda dengan pasangan, masturbasi yang Anda lakukan, dan hal-hal lain.

Terapis seks juga akan menanyakan tentang ekspektasi seksual Anda dan apa yang ingin Anda capai di kamar tidur. Jika terapis seks memutuskan bahwa Anda memiliki masalah fisik, mereka akan merekomendasikan Anda untuk menemui dokter.

Solusi yang membantu mengatasi kesulitan mencapai klimaks saat berhubungan seks

Selain memeriksakan diri ke dokter atau terapis seks jika masalahnya psikologis, ada hal lain yang harus Anda dan pasangan lakukan, yaitu belajar. Jadi Anda dan pasangan harus belajar bagaimana mencapai klimaks sendiri sehingga Anda masing-masing bisa memahami jenis rangsangan yang dibutuhkan saat berhubungan seks.

Begitu Anda mengetahui jenis rangsangan yang Anda butuhkan dan inginkan, kunci untuk memiliki kehidupan seksual yang baik adalah berkomunikasi.

Anda harus terbuka tentang keinginan dan kebutuhan Anda. Jika Anda masing-masing sudah tahu apa yang Anda inginkan, jelaskanlah. Sehingga Anda dan pasangan saling mengetahui kebutuhan satu sama lain. Membicarakan tentang seks dan keintiman akan mendekatkan Anda dengan pasangan sehingga bisa membantu "menyalakan kembang api" yang selama ini Anda cari di ranjang.

Postingan Kenapa Aku Tidak Bisa Klimaks Saat Berhubungan Seks? muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Apakah Ukuran Penis Berpengaruh Terhadap Kepuasan Seksual?