6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

Aromaterapi sudah banyak dikenal khasiatnya, terutama untuk menghilangkan stres bahkan memulihkan mood. Selain bermanfaat bagi tubuh, penggunaan aromaterapi ternyata memiliki efek buruk yang dapat merugikan kesehatan jika digunakan secara tidak benar. Baca terus untuk mengetahui efek samping aromaterapi.

Meski wajar, bukan berarti aromaterapi aman

Banyak penelitian mendukung manfaatnya Minyak esensial atau minyak esensial dan menunjukkan bahwa mereka memiliki efek positif seperti mengurangi rasa sakit, kecemasan, meningkatkan daya ingat dan banyak lagi.

Namun, menurut Brent A. Bauer, MD, dokter penyakit dalam dan direktur Program Pengobatan Komplementer dan Integratif Mayo Clinic mengatakan jika digunakan secara tidak benar, ada konsekuensi berbahaya dari minyak esensial. Pasalnya, betapapun sehatnya suatu zat, selain efek menguntungkannya, tentunya ada efek negatif yang bisa ditimbulkan. Makanya, entah itu obat, jamu, atau minyak atsiri, semua harus dipakai sesuai aturan.

Efek samping aromaterapi yang mungkin terjadi

Berikut ini beberapa efek samping aromaterapi yang harus Anda waspadai:

1. Keracunan untuk anak-anak jika tertelan

Ada banyak minyak esensial yang tidak boleh digunakan dalam aromaterapi karena berpotensi beracun. Ini karena beberapa minyak esensial sangat pekat dan memiliki tingkat toksisitas yang bervariasi jika tidak digunakan dengan benar. Faktanya, beberapa minyak tumbuhan aromatik, termasuk minyak esensial, dapat menjadi racun jika tertelan.

Berdasarkan data yang tersedia, sudah banyak kasus anak-anak keracunan akibat menelan minyak esensial. Oleh karena itu, bagi para orang tua yang menggunakan minyak aromaterapi, simpanlah minyak tersebut dengan baik dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

2. Membuat kulit Anda lebih terbakar sinar matahari

Beberapa minyak esensial yang digunakan dalam aromaterapi meningkatkan kepekaan kulit terhadap paparan sinar matahari langsung dan berkepanjangan. Anda sebaiknya tidak menggunakan minyak aromaterapi seperti angelica root, bergamot, jintan, lemon atau jeruk pada bagian tubuh mana pun yang sering terkena sinar matahari. Pasalnya, kulit Anda akan lebih mudah terbakar sinar matahari.

Selain itu, beberapa zat dalam minyak esensial dapat menimbulkan risiko bagi wanita hamil. Itu sebabnya, jika Anda sedang hamil dan ingin menggunakan aromaterapi, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter untuk menghindari efek samping.

3. Iritasi kulit

Salah satu efek samping aromaterapi yang paling umum adalah iritasi kulit atau reaksi alergi. Ini akan menyebabkan ruam, gatal dan sensasi terbakar. Namun iritasi kulit ini bisa bermacam-macam, tergantung seberapa sensitif kulit seseorang. Karena itu, Anda harus melakukan tes terlebih dahulu sebelum menggunakan minyak lebih banyak pada kulit Anda.

Caranya, oleskan sedikit minyak aromaterapi pada kulit untuk melihat reaksi yang ditimbulkan. Jika setelah mengoleskan kemerahan, gatal, dan sensasi terbakar pada kulit, sebaiknya hentikan penggunaan aromaterapi topikal.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Uap minyak esensial aromaterapi memang dapat mengurangi stres, namun menurut penelitian yang diterbitkan dalam The European Journal of Preventive Cardiology, hal itu bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

Penelitian yang melibatkan 100 pekerja spa di Taipei tersebut meminta partisipan untuk menghirup aromaterapi sambil memantau tekanan darah dan detak jantung mereka. Hasilnya, ditemukan adanya peningkatan tekanan darah dan detak jantung pada partisipan setelah mereka menghirup aromaterapi selama 2 jam. Ini membuktikan bahwa terlalu lama menghirup aromaterapi dapat meningkatkan risiko kerusakan jantung secara perlahan.

5. Asma

Kandungan Volatile Organic Compound (VOC), bahan organik yang mudah menguap dari bentuk cair yang terkandung dalam aromaterapi, akan berdampak pada peningkatan risiko peradangan pada tubuh, mengganggu fungsi sistem saraf dan dapat menimbulkan reaksi alergi pada saluran pernapasan. Untuk itu, bagi Anda yang memiliki penyakit asma dan mudah mengalami mimisan atau yang dikenal dengan mimisan, harus berhati-hati dalam menggunakannya.

Posting 6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diperhatikan muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Kenapa Banyak Pria Punya Fantasi Seks Bercinta Bertiga (Threesome)?